Ratusan ribu guru di seluruh Indonesia akan dibekali kemampuan AI dan coding — bisa diakses langsung dari sekolah maupun rumah.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi memperluas akses pelatihan kecerdasan buatan (AI), koding, dan pembelajaran mendalam (deep learning) bagi para guru di seluruh Indonesia. Program ini diluncurkan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, di Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi DKI Jakarta pada Kamis, 9 Juli 2026.
Target 361 Ribu Guru di Tahun 2026
Program pelatihan ini menyasar angka yang cukup ambisius: 361 ribu guru ditargetkan mengikuti pelatihan deep learning, coding, dan AI sepanjang tahun 2026. Untuk mendukung target tersebut, Kemendikdasmen telah menyiapkan 692 fasilitator nasional serta sekitar 14.900 fasilitator tambahan yang tersebar di berbagai daerah, memastikan pelatihan bisa menjangkau guru hingga ke pelosok, tidak hanya terpusat di kota-kota besar.
Apa itu PM-KKA?
Pelatihan ini bernama Pelatihan Mandiri Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (PM-KKA), yang dapat diakses guru melalui kanal Ruang GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) pada Aplikasi Rumah Pendidikan. Sifatnya yang "mandiri" berarti guru bisa mengikuti pelatihan sesuai waktu luang masing-masing — baik langsung dari sekolah maupun dari rumah — tanpa harus meninggalkan proses belajar mengajar yang sedang berjalan.
Melalui platform ini, guru dapat mengakses:
- Modul pembelajaran terstruktur tentang konsep dasar AI dan coding
- Video pembelajaran yang bisa diakses kapan saja
- Sesi penguatan materi bersama fasilitator yang telah dilatih khusus
Jadwal Pelaksanaan
Pelatihan mandiri ini berlangsung sepanjang Juli hingga November 2026, memberikan waktu yang cukup panjang bagi guru untuk menyesuaikan jadwal belajar dengan kesibukan mengajar sehari-hari.
Target Jangka Panjang hingga 2028
Program ini bukan inisiatif satu kali, melainkan bagian dari roadmap jangka panjang Kemendikdasmen. Kementerian menargetkan 80% guru di Indonesia memahami konsep dasar AI dan coding pada 2027, dengan target implementasi penuh di kelas pada 2028. Ini menandakan bahwa AI dan coding berpotensi menjadi bagian permanen dari kompetensi guru di masa depan, bukan sekadar pelatihan tambahan yang bersifat opsional.
Mengapa Ini Penting bagi Dunia Pendidikan Indonesia?
Inisiatif ini sejalan dengan tren global di mana literasi AI mulai dianggap sepenting literasi digital dasar. Guru yang memahami cara kerja AI tidak hanya bisa mengajarkannya kepada siswa, tetapi juga dapat memanfaatkan AI untuk mempermudah pekerjaan administratif mereka sendiri — mulai dari membuat rencana pembelajaran, menyusun soal ujian, hingga memberikan feedback yang lebih personal kepada siswa.
Tools AI yang Bisa Mulai Dicoba Guru
Sambil menunggu jadwal pelatihan resmi, para pendidik juga bisa mulai familiar dengan AI melalui tools yang sudah tersedia gratis. Koleksi AI Tools untuk Guru & Pendidik di AI Tools ID mengumpulkan berbagai tools yang membantu membuat materi ajar, soal ujian, hingga presentasi pembelajaran secara lebih efisien — cocok dipraktikkan langsung setelah mengikuti pelatihan PM-KKA.
Kesimpulan
Langkah Kemendikdasmen memperluas akses pelatihan AI dan coding bagi 361 ribu guru menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mempersiapkan tenaga pendidik menghadapi era kecerdasan buatan. Dengan target implementasi penuh pada 2028, program ini berpotensi menjadi fondasi penting bagi transformasi digital pendidikan Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.
Sumber & Referensi
- Kemendikdasmen — Siaran Pers: Kemendikdasmen Perluas Akses Pelatihan Pembelajaran Mendalam, Koding dan AI bagi Guru. kemendikdasmen.go.id
- Medcom.id — Biar Jago! 361 Ribu Guru Bakal Dilatih Deep Learning, Coding, dan AI pada 2026. medcom.id
- Medcom.id — Kapan Pelatihan Mandiri Deep Learning, Coding dan AI buat Guru? Ini Jadwalnya. medcom.id
- ANTARA News — Kemendikdasmen latih guru perkuat kompetensi koding hingga AI. antaranews.com
- SINDOnews — Kemendikdasmen Buka Akses Pelatihan AI dan Coding untuk Guru melalui Ruang GTK. edukasi.sindonews.com
