Kamus AI
Daftar istilah dan terminologi AI dalam Bahasa Indonesia.
Sistem AI yang dapat merencanakan dan mengeksekusi serangkaian tindakan secara mandiri untuk mencapai tujuan tertentu, termasuk menggunakan tools eksternal seperti browser, kalkulator, atau API. Selengkapnya →
Tingkat kecerdasan buatan di mana mesin memiliki kemampuan kognitif setara manusia—mampu belajar dan menerapkan pengetahuan di berbagai domain yang luas, bukan hanya tugas spesifik. Selengkapnya →
Cabang ilmu komputer yang berfokus pada pengembangan sistem dan mesin yang mampu meniru kemampuan kognitif manusia — seperti belajar, bernalar, memecahkan masalah, memahami bahasa, dan mengambil keput... Selengkapnya →
Teknik dalam jaringan saraf yang memungkinkan model untuk fokus pada bagian-bagian tertentu dari input yang paling relevan saat menghasilkan output. Selengkapnya →
Algoritma decoding yang mempertahankan beberapa kandidat urutan token secara paralel untuk menemukan urutan dengan probabilitas tertinggi secara keseluruhan. Selengkapnya →
Kesalahan sistematis dalam output model AI yang disebabkan oleh asumsi atau keterbatasan dalam data pelatihan, algoritma, atau proses pengembangan. Selengkapnya →
Teknik prompt engineering di mana model AI diminta untuk "berpikir langkah demi langkah" sebelum memberikan jawaban akhir, meningkatkan akurasi pada tugas penalaran kompleks. Selengkapnya →
Bidang AI yang memungkinkan komputer untuk melihat, memahami, dan menginterpretasikan dunia visual seperti gambar dan video, mirip dengan penglihatan manusia. Selengkapnya →
Jumlah maksimum token yang bisa "dilihat" dan diproses oleh model AI dalam satu waktu. Semakin besar context window, semakin panjang percakapan atau dokumen yang bisa diproses. Selengkapnya →
Sub-bidang Machine Learning yang menggunakan jaringan saraf tiruan dengan banyak lapisan (deep neural networks) untuk memproses data dan mengenali pola yang sangat kompleks secara otomatis. Selengkapnya →
Representasi numerik dari data—seperti kata, gambar, atau entitas lainnya—dalam bentuk vektor berdimensi tinggi di ruang vektor kontinu. Selengkapnya →
Metrik evaluasi klasifikasi yang mengukur akurasi model dengan mempertimbangkan presisi dan recall secara bersamaan melalui rata-rata harmonik. Selengkapnya →
Paradigma Machine Learning di mana model dilatih untuk belajar dari sangat sedikit contoh dan tetap dapat menggeneralisasi dengan baik ke data baru. Selengkapnya →
Proses melatih ulang model AI yang sudah ada dengan dataset yang lebih spesifik untuk meningkatkan performanya pada tugas atau domain tertentu, tanpa melatih dari awal. Selengkapnya →
Jenis AI yang dapat menghasilkan konten baru seperti teks, gambar, audio, video, dan kode berdasarkan pola yang dipelajari dari data pelatihan. Selengkapnya →
Fenomena di mana model AI menghasilkan informasi yang terdengar meyakinkan namun tidak akurat atau tidak berdasar fakta. Penting untuk selalu memverifikasi informasi dari AI. Selengkapnya →
Model bahasa berukuran besar yang dilatih menggunakan dataset teks yang sangat luas untuk memahami dan menghasilkan teks yang mirip manusia. Contoh: GPT-4 (OpenAI), Gemini (Google), Claude (Anthropic)... Selengkapnya →
Sub-bidang AI di mana sistem belajar dari data tanpa diprogram secara eksplisit. Sistem mengidentifikasi pola dan membuat keputusan berdasarkan pengalaman/data historis. Selengkapnya →
Model AI yang dapat memproses dan menghasilkan berbagai jenis input dan output sekaligus, seperti teks, gambar, audio, dan video dalam satu sistem. Contoh: GPT-4o, Gemini Ultra. Selengkapnya →
Bidang AI yang berfokus pada interaksi antara komputer dan bahasa manusia — mencakup pemahaman, analisis, terjemahan, dan generasi teks dalam bahasa alami. Selengkapnya →
Model komputasi yang terinspirasi dari struktur otak manusia, terdiri dari lapisan "neuron" buatan yang saling terhubung untuk memproses informasi dan belajar dari data. Selengkapnya →
Variabel internal dalam model AI yang nilainya dipelajari dari data pelatihan dan menentukan bagaimana model memproses input untuk menghasilkan output. Selengkapnya →
Metrik evaluasi dalam NLP yang mengukur seberapa baik model bahasa memprediksi sebuah urutan kata—semakin rendah perplexity, semakin baik model. Selengkapnya →
Teknik menyusun dan mengoptimalkan instruksi (prompt) yang diberikan ke model AI untuk mendapatkan output yang lebih akurat, relevan, dan berkualitas tinggi sesuai kebutuhan. Selengkapnya →
Jenis Machine Learning di mana agen belajar membuat keputusan dengan berinteraksi dengan lingkungan dan menerima umpan balik berupa hadiah atau hukuman. Selengkapnya →
Teknik menggabungkan model bahasa dengan sistem pencarian dokumen agar AI dapat menjawab berdasarkan informasi terkini atau dokumen spesifik, bukan hanya data pelatihan. Selengkapnya →
Jenis Machine Learning di mana model dilatih menggunakan data berlabel, sehingga dapat memprediksi label untuk data baru yang belum pernah dilihat. Selengkapnya →
Parameter dalam model AI generatif yang mengontrol kreativitas atau keacakan output dengan memodifikasi distribusi probabilitas token berikutnya. Selengkapnya →
Unit terkecil teks yang diproses oleh LLM. Satu token biasanya setara dengan ~4 karakter atau ¾ kata dalam bahasa Inggris. Biaya penggunaan API AI sering dihitung per token. Selengkapnya →
Teknik decoding (nucleus sampling) yang memilih token berikutnya dari subset token terkecil yang probabilitas kumulatifnya melebihi ambang batas p. Selengkapnya →
Teknik di mana pengetahuan yang dipelajari dari satu tugas digunakan untuk meningkatkan performa pada tugas lain yang terkait. Selengkapnya →
Arsitektur jaringan saraf yang diperkenalkan pada 2017 dan menjadi fondasi hampir semua model AI generatif modern seperti GPT, BERT, Claude, dan Gemini. Selengkapnya →
Jenis Machine Learning di mana model dilatih menggunakan data tanpa label, untuk menemukan pola atau struktur tersembunyi secara mandiri. Selengkapnya →
Kemampuan model AI untuk mengenali atau mengklasifikasikan konsep yang belum pernah dilihatnya sama sekali selama pelatihan. Selengkapnya →
