Multi-Agent Handoff adalah mekanisme dalam sistem yang melibatkan lebih dari satu AI agent, di mana satu agent secara aktif mengalihkan tugas, konteks, atau kendali percakapan kepada agent lain yang dinilai lebih sesuai untuk menangani permintaan tertentu, mirip cara staf customer service memindahkan telepon pelanggan ke divisi lain yang lebih tepat.
Konsep ini muncul dari kesadaran bahwa satu agent generalis sering kali kurang optimal dibanding beberapa agent yang masing-masing terspesialisasi pada domain sempit. Dalam sistem customer support misalnya, sebuah "agent triase" awal dapat memutuskan permintaan pelanggan lalu melakukan handoff ke "agent billing" untuk urusan pembayaran, "agent technical support" untuk masalah teknis, atau "agent retention" ketika pelanggan menunjukkan niat berhenti berlangganan.
Secara teknis, proses handoff melibatkan transfer konteks percakapan secara utuh—termasuk riwayat interaksi, data yang sudah dikumpulkan, dan tujuan tugas—dari satu agent ke agent penerima, agar pengguna tidak perlu mengulang informasi yang sama. Beberapa framework orkestrasi agent modern menyediakan mekanisme handoff sebagai primitif bawaan, memungkinkan developer mendefinisikan aturan kapan dan ke agent mana suatu tugas sebaiknya dialihkan.
Pendekatan ini menjadi salah satu pola desain utama dalam arsitektur multi-agent, karena menawarkan keseimbangan antara modularitas (setiap agent bisa dikembangkan dan diuji secara independen) dan koherensi pengalaman pengguna (percakapan tetap terasa mulus meski ditangani beberapa agent berbeda di baliknya). Tantangan utamanya terletak pada menentukan kriteria handoff yang tepat serta memastikan tidak terjadi "lempar tanggung jawab" berulang antar-agent yang justru membuat pengguna berputar-putar tanpa penyelesaian.
